Learning How to Learn: Menyusun Desain Pembelajaran Ala LRBestari

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuuh..

Tulisan ini adalah NHW5 yang saya setorkan terlambat (lagi) huhu… Sebetulnya saya sudah mengalokasikan waktu untuk mengerjakan NHW setiap hari Ahad selama 2 jam, tetapi qodarulloh selama minggu ke 3 Februari lalu, saya, suami dan anak bergantian diuji dengan sakit secara berturut-turut, sehingga fokus dan prioritas saya adalah untuk memulihkan kesehatan kami dahulu.

Pada NHW kali ini saya diminta mempraktekan “learning how to learn” dalam membuat “Desain Pembelajaran” versi saya sendiri. Secara garis besar, yang saya tangkap dari NHW5 ini terdapat 3 pertanyaan, yaitu:

  1. Apa itu desain pembelajaran?
  2. Bagaimana proses yang ditempuh dalam membuat desain pembelajaran?
  3. Apa hal baru yang ditemukan dari proses “belajar caranya belajar” di NHW5 ini?

Baiklah, berikut ini adalah jawaban saya:

1. Desain Pembelajaran adalah:

  • Proses untuk menentukan metode pembelajaran apa yang paling baik dilaksanakan agar timbul perubahan pengetahuan dan keterampilan pada diri pembelajar ke arah yang dikehendaki (Reigeluth CM, 1999: Instructional design theories and models: a new paradigm of instructional theory).
  • Proses sistematis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, membuat kegiatan pembelajaran lebih mudah, didasarkan pada apa yang kita ketahui mengenai teori-teori pembelajaran, teknologi informasi, sistematika analisis, penelitian dalam bidang pendidikan, dan metode-metode manajemen (Morisson GR, Ross SM, Kemp JE, 2004: Designing effective instruction (4th ed).

2. Proses yang saya tempuh dalam membuat desain pembelajaran:

  • Membaca dan mendalami materi perkuliahan IIP.
  • Menggali informasi terkait desain pembelajaran dan mencari inspirasi NHW5 melalui internet.
  • Memutuskan desain pembelajaran yang paling cocok/sesuai dengan karakteristik diri saya.

3. Hal baru yang ditemukan dari proses “belajar caranya belajar” adalah bahwa:

a. Terdapat berbagai macam teori/model desain pembelajaran (sumber: instructionaldesign.org/models/index.html) diantaranya:

  • ADDIE Model: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.

addie model

  • ARCS (John Keller, 1983): Attention/arousing interest, creating Relevance, developing Confidence/an expectancy of success,  producing Satisfaction through intrinsic/extrinsic rewards.

arcs model

  • ASSURE (Heinich R, Molenda M, Russel JD, and Smaldino SE): Analyze learners, State standards & objectives, Select strategies, technology, media & materials, Utilize technology, media & materials, Require learner participation, Evaluate & revise.

assure model

  • Backward Design(Wiggins & McTighe): Identify desired results, Determine acceptable evidence of learning, Design learning experiences & instruction.

three-stages backward

  • Dick and Carey: Identify instructional goals, Conduct instructional analysis, Identify entry behaviors and learner characteristics, Write performance objectives, Develop criterion-referenced test items, Develop instructional strategy, Develop and select instructional meterials, Develop and conduct formative evaluation, Develop and conduct summative evaluation.

dickcarey

iterative

  • Spiral Model (Boehm): Define, Design, Demonstrate, Develop, Deliver.

Spiral-model

  • Rapid Prototyping (Tripp & Bichelmeyer): Concept definition, Implementation of a skeletal system, User evaluation and concept refinement, Implementation of refined requirements, User evaluation and concept refinement, implementation of refined requirements, [etc., etc., in a continuous cycle).

Rapid_Prototyping

  • Kemp Design Model (Morrison, Ross, and Kemp):  Identify instructional problems, and specify goals for designing an instructional program; Examine learner characteristics that should receive attention during planning; Identify subject content, and analyze task components related to stated goals and purposes; State instructional objectives for the learner; Sequence content within each instructional unit for logical learning; Design instructional strategies so that each learner can master the objectives; Plan the instructional message and delivery; Develop evaluation instruments to assess objectives; Select resources to support instruction and learning activities.

KEMP Model3.jpg

gerlach ely

transactional distance

Secara garis besar, saya dapat simpulkan bahwa teori/model desain pembelajaran erat kaitannya dengan teori dasar manajemen, yaitu POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) atau PDCA (Plan, Do, Check, Action). Bagi saya, hidup di dunia ini adalah proses pembelajaran dengan tujuan utama untuk mencari ridho Alloh SWT agar kelak diizinkan masuk surgaNya, sebagaimana HR Bukhori dan Muslim yang menyatakan: “Tuntutlah ilmu mulai dari buaian hingga liang lahat”,  juga HR Ibnu Majah yang menyebutkan: “Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim”, dan Al Ghazali menyiarkan: “Menuntut ilmu adalah taqwa, menyampaikan ilmu adalah ibadah, mengulang-ulang ilmu adalah zikir, mencari ilmu adalah jihad”

b. Desain Pembelajaran yang cocok untuk saya adalah “Backward Design”, dengan kata lain “start from the finish line”, dengan tahapan:

  • Stage 1: Identify Desired Results
    • What are the established goals?
      • Ahli di bidang Pengembangan Ekonomi Lingkungan
      • Ahli di bidang Pengasuhan dan Pendidikan Anak
    • What “big ideas” do I want to understand?
      • Ilmu yang harus dikuasai untuk menjadi Ahli di bidang Pengembangan Ekonomi Lingkungan adalah:
        • Teori Ekonomi Lingkungan
        • Bahasa Inggris
        • Kebijakan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
        • Praktek Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
      • Ilmu yang harus dikuasai untuk menjadi Ahli di bidang Pengasuhan dan Pendidikan Anak adalah:
        • Ilmu Agama terkait Pengasuhan dan Pendidikan Anak secara Islami
        • Ilmu Keluarga dan Parenting berbasis Social Science
        • Ilmu Manajerial dan Produktivitas
        • Ilmu tentang Berbagi Manfaat kepada Banyak Orang
    • What knowledge and skills need to be acquired given the understandings and related content standard?
      • Untuk menjadi Ahli di bidang Pengembangan Ekonomi Lingkungan:
        • Pengetahuan dan keterampilan terkait instrumen ekonomi lingkungan dan best practices-nya di berbagai Negara dalam rangka pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
        • Pengetahuan dan keterampilan terkait pencapaian target skor minimal 7.0 pada IELTS sebagai syarat untuk melanjutkan studi S3 di UK dengan beasiswa.
        • Pengetahuan dan keterampilan terkait kebijakan yang terintegrasi antara aspek sosial, ekonomi dan lingkungan, misalnya: pemanfaatan energi baru dan terbarukan, pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, pengelolaan sampah, limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (B3), pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), konservasi sumber daya alam dan ekosistem, pengarusutamaan lingkungan dalam pembangunan ekonomi, dll.
        • Pengetahuan dan keterampilan seputar penerapan teori dan kebijakan terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari serta upaya pemberdayaan masyarakat.
      • Untuk menjadi Ahli di bidang Pengasuhan dan Pendidikan Anak:
        • Pengetahuan dan keterampilan agar dapat terus mendekatkan diri kepada Alloh SWT, memahami isi Al-Qur’an dan Hadits (Sunnah Rasululloh), serta menyelaraskan proses pengasuhan dan pendidikan anak dengan ajaran Islam.
        • Pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal untuk menjalani peran sebagai istri dan ibu yang baik sesuai perkembangan zaman (ilmu-ilmu seputar pengasuhan dan pendidikan anak di era digital, manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga, komunikasi efektif, dll).
        • Pengetahuan dan keterampilan untuk meNgoptimalkan pencapaian target-target sebagai istri dan ibu yang professional (ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial, manajemen waktu, pengelolaan emosi, dll).Pengetahuan dan keterampilan tentang berbagi manfaat kepada banyak orang.
  • Stage 2: Determine Acceptable Evidence of Learning
    • What is sufficient and telling evidence of understanding?
      • Terjadi perubahan pola pikir dan perilaku secara berkesinambungan (continuous improvement) menuju pencapaian tujuan yang telah dikemukakan pada Stage 1.
    • Keeping the goals in mind, what performance tasks should anchor and focus?
      • Bermuhasabah: Where I am heading? Why I am heading there? What I already knew? Where I might go wrong in the process?
      • Mengobservasi kembali minat, bakat, passion, dan cita-cita.
      • Menumbuhkan semangat belajar untuk benar-benar menyukai dan memahami subjek atau topik yang dipelajari dalam rangka meraih tujuan/cita-cita menjadi ahli di bidang Pengembangan Ekonomi Lingkungan serta Pengasuhan dan Pendidikan Anak.
    • What criteria will be used to assess the work?
      • Pencapaian target pembelajaran sesuai waktu yang telah ditetapkan pada NHW4.
      • Pemahaman yang lebih mendalam dan memori yang lebih tahan lama terhadap informasi/pelajaran yang ditekuni: mengaitkan hal yang baru dipelajari dengan sesuatu yang telah diketahui.
  • Stage 3: Design Learning Experiences & Instruction
    • What instructional strategies and learning activities are needed to achieve the results identified in Stage 1 and reflected in the assessment evidence specified in Stage 2?
      • Instructional strategies:
        • Meninggikan gunung, bukan meratakan lembah”. Berfokus pada kekuatan dan menyiasati keterbatasan.
        • Menyusun jadwal belajar sesuai goals yang telah ditetapkan di Stage 1, dilengkapi dengan target waktu, metode, media dan material yang diperlukan.
      • Learning activities:
        • Menerapkan cara belajar yang berbeda: keterampilan bertanya (6W+1H) untuk mendapatkan informasi yang holistik dan valid, latihan kreativitas (learning by doing) dan mengembangkan struktur berfikir, dengan banyak membaca buku/jurnal/media cetak dan elektronik lainnya, mengikuti diskusi di berbagai forum terkait Pengembangan Ekonomi Lingkungan serta Pengasuhan dan Pendidikan Anak.
        • Mengerjakan “proyek perubahan”: belajar hal yang berbeda, yang dapat menguatkan iman dan menumbuhkan karakter yang baik untuk mendukung bidang keahlian yang dipilih (Pengembangan Ekonomi Lingkungan serta Pengasuhan dan Pendidikan Anak), dengan cara menghadiri pertemuan, seminar, workshop, kuliah formal maupun informasi (misalnya kulwap).
        • Membuat jurnal harian/mingguan/bulanan tentang target pembelajaran dan dokumentasi realisasi pencapaiannya (pengetahuan dan keterampilan yang dibaca/dipelajari, dicatat/dibuat resume-nya, dipraktekkan, dan dibagikan/dipresentasikan ke orang lain).
        • Rehearse, revise, and refine: menulis esai hasil pembelajaran dan meng-upgrade-nya setiap saat.
        • Evaluasi: hal-hal yang perlu diperbaiki, masalah yang dihadapi dan alternatif solusinya dalam proses pembelajaran.

Sehubungan dengan desain pembelajaran di atas, hal yang perlu diingat adalah semua topik yang saya pelajari harus selaras dengan aturan Islam, berbasis Al-Qur’an dan Hadits, sesuai dengan fitrah (visi, misi, dan peran) saya di bumi, serta beriorientasi keluarga (bermanfaat langsung maupun tidak langsung untuk keluarga). Selanjutnya, hasil dan dampak belajar yang saya harapkan adalah untuk meningkatkan kapasitas diri saya (menjadi hamba Alloh yang lebih baik, istri yang lebih membahagiakan suami dan keluarga, ibu yang lebih mumpuni sebagai madrasah utama bagi anak, dan manusia yang lebih bermanfaat bagi sesama).

Demikianlah desain pembelajaran versi saya,yang ditujukan untuk mempraktekkan materi IIP “belajar bagaimana caranya belajar”, agar dapat lebih membumikan dan menerjemahkan setahap demi setahap kurikulum unik (customized curriculum) untuk anak saya yang akan dibuat pada tahap selanjutnya. Semoga saya dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap proses belajar, karena membuat BISA itu mudah, tapi membuatnya SUKA itu tantangan. Semoga saya dapat menjalankan peran sebagai orangtua yang  berhasil memfasilitasi anak untuk mengotimalkan keunikan (added value) pada dirinya.

Because “good” is not enough anymore, we have to be “different”.

Wallohu’alam bishowab.

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh..

Sumber Bacaan :
Materi Matrikulasi IIP Batch #5, Belajar Bagaimana Caranya Belajar, 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s